INAplas

Asosiasi Industri Aromatik, Olefin & Plastik Indonesia
Profil
  • Profil Inaplas
Berita Utama
  • Home
  • Petrokimia
  • Listrik
  • Ekonomi
  • Internasional
  • Investasi
  • Plastik
  • Energi Terbaharukan
  • Agro-Pertanian
  • Perdagangan
Berbagi Info
  • Diskusi
  • Direktori Industri

INAplas

Survei: Publik Khawatir ACFTA Pukul Pasar Indonesia

PostDateIconFriday, 30 July 2010 20:36 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei Nasional Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada 1-10 Mei 2010 terhadap 1.000 responden yang tersebar di Indonesia menunjukkan masyarakat Indonesia khawatir kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) memukul pasar Indonesia.

Seperti diwartakan, kesepakatan ACFTA, yang ditandatangani sejak 2004, secara resmi diberlakukan pada 1 Januari 2010. Melalui kesepakatan ini, barang-barang dari China dapat masuk ke seluruh negara ASEAN tanpa bea masuk, begitu juga sebaliknya.

Menurut survei LSI, sebanyak 75,7 persen publik khawatir perdagangan bebas membuat pasar Indonesia dipenuhi produk China. Selain itu, 78,2 persen khawatir perdagangan bebas membuat perusahaan Indonesia gulung tikar akibat tidak mampu bersaing dengan produk China.

Read more...

 

TDL & insentif untuk industri hemat energi

PostDateIconFriday, 30 July 2010 09:37 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

Masalah harga listrik sebagai sumber energi kembali menjadi pusat perhatian masyarakat, termasuk dunia usaha. Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) terhitung mulai Juli menjadi pemicu peningkatan biaya produksi industri barang dan jasa serta bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam hitungan pemerintah dan PLN, rata-rata kenaikan TDL hanya sebesar 10% dan khusus untuk industri 15%. Akan tetapi dalam kenyataannya dunia usaha menanggung beban kenaikan mencapai 40%. Bahkan untuk sektor tertentu beban kenaikannya mencapai 60%.

Perbedaan beban kenaikan antara kebijakan pemerintah yang disetujui DPR dengan kenyataan lapangan terkait dengan cara perhitungan PLN untuk dunia usaha atau industri yang tidak hanya berdasarkan TDL, namun juga menggunakan (perhitungan kompensasi) tarif multiguna dan daya maksimum serta ada tambahan pajak pertambahan nilai yang dibebankan pada setiap faktur penjualan.

Read more...

 

Optimisme pasar bayangi kenaikan harga minyak

PostDateIconFriday, 30 July 2010 09:07 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

DALLAS (Bloomberg): Harga minyak mentah diperdagangkan sedikit berubah di New York setelah menguat untuk pertama kalinya dalam sepekan menyusul melemahnya nilai tukar dolar dan mencuatnya optimisme bahwa permintaan akan kembali naik di tengah pulihnya prospek pemulihan ekonomi.

Harga minyak menguat 1,8% kemarin seiring jatuhnya nilai tukar dolar terhadap euro ke level rendah selama 12 pekan di tengah kepercayaan bahwa ekonomi Eropa akan pulih. Sementara itu, jumlah warga AS yang mengisi klaim asuransi pengangguran juga turun. Hal ini mengindikasikan bahwa jumlah permintaan mungkin akan naik bersamaan dengan pulihnya bursa kerja.

Read more...

 

Perkiraan PDB AS tekan harga minyak

PostDateIconMonday, 26 July 2010 08:26 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

MELBOURNE (Bloomberg): Minyak mentah turun untuk hari kedua di New York di tengah prediksi yang menyatakan bahwa ekonomi AS akan bergerak dalam laju yang lambat di kuartal kedua ini, menambah kekhawatiran pemulihan permintaan bahan bakar yang makin melemah.

Harga minyak turun setelah perkiraan bahwa produk domestik bruto AS meningkat pada laju tahunan sebesar 2,5% setelah meningkat pada level 2,7% dalam kuartal pertama tahun ini, berdasarkan hasil survei  Bloomberg News sebelum Departemen Perdagangan AS mengeluarkan laporannya pada 30 Juli mendatang. Harga minyak juga jatuh akibat badai tropis Bonnie.

Read more...

 

Darmin: Inflasi Juli bisa di atas 1%

PostDateIconSaturday, 24 July 2010 07:37 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

JAKARTA (Bisnis.com): Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan inflasi pada Juli bisa di atas 1% karena dampak tidak langsung kenaikan tarif dasar listrik meningkatkan berbagai harga kebutuhan pokok.

Darmin mengatakan meskipun harga bumbu-bumbu dapur, seperti cabai mulai menurun, harga bahan pokok lainya tetap ikut naik sebagai dampak psikologis dari kenaikan TDL pada awal Juli, sehingga inflasi pada bulan ini akan cukup tinggi.

Read more...

 

Capping diterapkan, PLN minta kompensasi

PostDateIconMonday, 26 July 2010 08:00 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

JAKARTA (Bisnis.com): PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berharap
pemerintah memberikan kompensasi terkait penerapan pembatasan (capping)
kenaikan dan penurunan tagihan rekening listrik maksimum sebesar 18%
dari rekening sebelumnya.

Penerapan capping sebesar 18% tersebut diperkirakan berimbas pada tidak
tercapainya target penghematan subsidi listrik tahun ini sebesar Rp4,8
triliun yang dibebankan kepada perusahaan itu, sesuai dengan kebijakan
penaikan tarif dasar listrik (TDL) 2010 rerata sebesar 10%.

Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin mengakui
pembatasan tagihan rekening listrik sebesar 18% tersebut memang
diperkirakan akan menurunkan pendapatan PLN dari angka yang ditargetkan
pemerintah sewaktu menyetujui kenaikan TDL rerata 10%.

“Kalau subsidi berkurang atau tambahan Rp4,8 triliun yang seharusnya
kita dapat tidak ada kejelasan kompensasi, itu bisa berpengaruh kepada
PLN. Makanya kita berdiskusi dengan pemerintah terkait persoalan ini,”
katanya akhir pekan lalu.

Namun demikian, tambahnya, PLN tidak terlalu mengkhawatirkan soal
penurunan pendapatan dengan pemberlakuan capping 18% tersebut karena
kebijakan tersebut merupakan keputusan pemerintah bersama DPR.

Berdasarkan data PLN, perseroan itu diperkirakan kehilangan pendapatan
hingga lebih dari Rp500 miliar per bulannya dari pelanggan yang ada di
wilayah Jawa-Bali saja.

Dari sektor industri yang ada di Jawa-Bali, pendapatan PLN turun menjadi
Rp5,52 triliun dari perhitungan menggunakan TDL sebelum revisi sebesar
Rp5,81 triliun.

Menurut Murtaqi, kompensasi kepada PLN memang diperlukan agar perseroan
itu tetap memiliki kemampuan investasi serta tidak mengganggu kegiatan
operasional, kendati target penghematan untuk menutupi kekurangan
subsidi Rp4,8 triliun tidak terpenuhi.

“Kami [PLN] akan beribacara dengan pemerintah melalui Kementerian ESDM
dan Kementerian Keuangan, karena PLN hanya menjalankan apa yang sudah
diputuskan oleh pemerintah. Kalau [target penghematan] tidak tercapai,
kembali lagi kepada pemerintah,” kata Murtaqi.

Last Updated (Monday, 26 July 2010 08:24)

 

Wapres: Jangan Ragukan Pemerintah...

PostDateIconSaturday, 24 July 2010 07:33 | PostAuthorIconWritten by Administrator | PDF | Print | E-mail

JAKARTA, KOMPAS.com — Perkembangan industri otomotif dalam negeri menuai apresiasi dari Wakil Presiden Boediono. Menurutnya, prospek industri otomotif ke depan sangat cerah dan Pemerintah akan terus mendukung agar industri otomotif bisa menjadi pemain yang andal dan mampu menuai prestasi.

Boediono meminta kepercayaan dari industri kepada pemerintah, terutama dalam menjalankan roda perekonomian Indonesia. "Pertama, jangan diragukan kemampuan, tekad, dan niat Pemerintah untuk membangun perekonomian kita ke depan. Lima tahun ke depan kita memiliki blueprint dengan pertumbuhan sampai dengan 7 persen pada tahun ke 4-5," tuturnya ketika menyampaikan sambutan dalam pembukaan IIMS 2010, Jumat (23/7/2010).

Read more...

 
More Articles...
  • Kenaikan harga minyak mentah meredup
  • 2011 Aliran Investasi Dunia Pulih
  • TDL industri diturunkan menjadi 10%-15%
  • Pemerintah waspadai dampak tak langsung TDL

<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3

Copyright © 2009 ---.
All Rights Reserved.

Joomla template created with Artisteer.