Latest News

Popular

Welcome to INAplas

Pasokan Gas Domestik Prioritas

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) berkomitmen untuk memprioritaskan pasokan gas domestik, khususnya untuk pabrik pupuk, listrik, serta industri. BP Migas mendorong pemenuhan kebutuhan gas sesuai komitmen kontrak yang telah disepakati.

"Diharapkan pemanfaatan gas untuk pemenuhan kebutuhan domestik akan mengalami peningkatan yang signifikan setelah 2010," kata Kepala Dinas Hubungan Masyarakat dan Hubungan Kelembagaan, BP Migas, Sulistya Hastuti Wahyu di Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Read more...

 

Indonesia Krisis Gas, Medco Malah Mau Ekspor

VIVAnews - PT Medco Energi Internasional Tbk mengaku sebanyak 70 persen dari kilang gas alam cair (LNG) Donggi Senoro akan diekspor.

Menurut Presiden Komisaris Medco Energi Internasional Hilmi Panigoro, pemerintah telah menetapkan pembagian tersebut. "Untuk domestik kita jual 30 persen," ujar dia di Jakarta, Rabu, 10 Maret 2010.

Kilang tersebut, kata dia, diperkirakan akan menghasilkan 300 juta kubik per hari. Sedangkan cadangan pasti kilang ini mencapai 2,05 triliun kaki kubik.

Read more...

 

6 Proyek pembangit listrik diserahkan ke IPP

JAKARTA (Bisnis.com): Pemerintah akan menyerahkan pembangunan enam proyek pembangkit listrik berkapasitas besar kepada pengembang listrik swasta (independent power producer/IPP), bagian dari megaproyek 10.000 MW tahap II.

Konsekuensi tersebut disesuaikan dengan kemampuan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) untuk membangun sejumlah proyek pembangkit yang menjadi hak perseroan itu. Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jacobus Purwono mengungkapkan sebagian besar proyek pembangkit listrik 10.000 MW tahap II tersebut telah ditenderkan oleh PLN.

Read more...

 

M.S Hidayat: PGN jangan kurangi pasokan gas

JAKARTA (Bisnis.com): Menteri Perindustrian M.S. Hidayat berkukuh akan terus berupaya agar pasokan gas bagi industri manufaktur pada tahun ini tak terpangkas 20%.

Pemangkasan pasokan gas beberapa minggu ini menjadi isu hangat seiring dengan rencana PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk yang akan mengalihkan pasokan gas industri sebesar 20% untuk kebutuhan industri eksplorasi minyak di Singapura.

Atas rencana tersebut, industri pengguna gas di dalam negeri di antaranya sektor keramik, kertas, baja, sarung tangan karet, makanan dan minuman memprotes keras langkah tersebut.

Read more...

 

Juli, Tarif Listrik Bakal Naik Lagi

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik atau TDL sebesar 15 persen pada Juli atau awal paruh kedua tahun ini. "TDL naik sebesar 15 persen per Juli 2010," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangan persnya soal RAPBN-P 2010 di Gedung Depkeu, Senin (8/3/2010) petang.

Menurut Menkeu, pemerintah belum menaikkan TDL pada semester pertama ini karena melihat proses pemulihan ekonomi yang masih berlangsung. Oleh karena itu, pemerintah pada semester pertama lebih memfokuskan diri untuk tetap mengorganisasikan semua aspek yang ada guna menjaga kemampuan daya beli masyarakat.

"Intinya adalah bagaimana kita mampu menjaga momen pertumbuhan yang ada," ucapnya. Padahal, pemerintah akan menaikkan anggaran subsidi listrik sebesar Rp 16,7 triliun dalam Rancangan APBN Perubahan 2010.

Read more...

 

Krisis Gas, Stop Ekspor ke Singapura Hal itu bisa dilakukan terkait rencana PGN yang akan memangkas pasokan gas 20 persen.

VIVAnews - Kementerian Perindustrian mendesak agar ekspor gas ke Singapura dan negara lainnya seperti Jepang dan Korea dihentikan.

Hal itu bisa dilakukan terkait rencana PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang akan memangkas 20 persen pasokan gas ke industri per 1 April 2010.

"Kami prihatin apabila pasokan gas terhadap industri keramik, makanan minuman, baja, dan kertas dikurangi 20 persen," kata Direktur Jenderal Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wahyudi ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa 9 Maret 2010.

Read more...

 

Plastik belanja RI di AS belum terbukti dumping

JAKARTA (Bisnis.com): Kementerian Perdagangan belum memperoleh keputusan final Departemen Perdagangan AS atas penyelidikan dumping terhadap tas plastik belanja eceran dari Indonesia yang akan diumumkan pada awal bulan ini.

Direktur Pengamanan Perdagangan Ditjen Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Ernawati mengatakan belum menerima pemberitahuan dari pihak AS. “Kami belum menerima pemberitahuan apapun [soal keputusan final dumping tas plastik], mungkin jadwalnya molor atau dalam pecan-pekan ini,” ujarnya kepada Bisnis.

Berdasarkan jadwal inisiasi dan penyelidikan dugaan dumping terhadap tas plastik belanja eceran (polyethylene retail carrier bags/PRCB) tersebut terakhir pada awal bulan ini. Selain Indonesia, pihak AS juga menuduh produk yang sama yang diimpor dari Taiwan dan Vietnam.

Read more...

 

"Rally" Panjang, Harga Minyak Naik di Atas 82 Dollar AS

LONDON, KOMPAS.com - Harga minyak naik di atas 82 dollar AS pada Senin (8/3/2010), memperpanjang rally minggu lalu di tengah data pekerjaan yang positif dari Amerika Serikat, negara konsumen energi terbesar di dunia, kata para analis.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April, naik 60 sen pada 82,10 dollar AS per barel setelah mencapai puncak harian 82,41 dollar AS.

Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan April naik 73 sen menjadi 80,62 dollar AS pada perdagangan sore di London.

Read more...

 
INAplas Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday688
mod_vvisit_counterYesterday960
mod_vvisit_counterThis week2873
mod_vvisit_counterLast week5464
mod_vvisit_counterThis month7674
mod_vvisit_counterLast month18875
mod_vvisit_counterAll days49123
INAplas O'Clock
Loading Clock... The color is "Blue".